Jika Gagal, Jangan Berhenti.

Sebuah proses adalah rotasi kehidupan. 
Berputarlah bersama proses itu,  jangan berbalik arah. 
Akan ada reward disana.. 
Aku gak tau darimana bisa berpikiran seperti kalimat diatas. Yang jelas, kalimat itu udah mengarahkan beberapa pandangan aku,  untuk melanjutkannya. Sebenarnya memang berat, tapi jujur aja, itu selalu ada benarnya. Dan terkadang manusia seperti aku, perlu dibangunkan, bahkan ditampar dengan pernyataan diatas. Perlu banget.
Oke. Tidak ada hal menarik yang akan aku tulis dipostingan ini. Cuma kalo lagi merasa ada hal yang gak ngenakin perasaan aku yang terdalam, rasanya gak lepas aja. Jadi, aku harus tumpahkan  disini aja. Kalo kalian yang lagi baca postingan ini, mungkin kalian lagi dengerin curhatnya aku sekarang 😀
Ngomong-ngomong soal gagal, aku selalu diingatin dengan beberapa cacatan masa lalu aku yang bisa dikategorikan ironis. Hampir segala aspek kehidupanku, diwarnai kondisi gagal. Hampir lho ya, bukan sudah gagal. Bahkan kalo sudah gagal, aku gak akan bunuh diri. Hahaha. Karna kebanyakan orang pasti berbuat begitu tuh, ngerasa gak berguna lagi, merasa sudah gagal, putus asa, malah bunuh diri. Ada lho. Padahal, gagal itu bagian dari proses, salah satu aspek kehidupan yang emang harus dirasakan kalo sedang terjadi. Ya, mungkin mereka yang berbuat begitu, tidak memandang kegagalan dari sudut pandang yang sebenarnya, punya dampak positif nantinya. So, terjadilah hal bodoh, menurut aku.
Kalo sudah begini, dan gak mampu untuk menguatkan diri sendiri, sangat perlu dikuatkan oleh orang-orang terdekat mereka, supaya mental mereka tetap stabil. Memberikan dorongan yang membentuk sudut pandang mereka, atas kegagalan mereka, menjadi suatu hal yang membuat diri mereka bisa berjiwa besar terhadap apa yang sudah mereka tempuh, walau belum berhasil. Aku sendiri salah satu dari kalian yang pernah merasakan kegagalan. Dan sekarang, aku masih diproses oleh kebijakan waktu yang aku yakin, suatu saat akan dipertemukan oleh kesuksesan itu sendiri. Sok bijak ya gue? 😀 tapi itulah yang emang terjadi ketika aku merasakan kalo, yang namanya manusia butuh diproses. Dan proses itu, bisa dalam bentuk apapun.
Ada yang gagal, lalu seketika itu juga menyalahkan diri sendiri begitu keras. Ada juga yang gagal, lalu menyalahkan orang lain. Sebenarnya, apa sih yang membuat kita bisa gagal? dan kenapa sih kita harus merasakan kegagalan itu?. kalo menurut yang pernah hampir gagal (kayak aku contohnya. ya aku), kita tidak pernah ditakdirkan untuk menjadi orang yang gagal. Kita ditakdirkan untuk menjadi pemenang pada hakikatnya. Lalu kenapa kita bisa gagal, tanyakan pada diri sendiri. Itu saja. Orang yang gagal itu adalah orang sudah punya pengalaman dengan sendirinya, untuk bisa melihat kedepan, untuk bisa melihat akan melakukan apa dikesempatan berikutnya. Karena yang tidak pernah mencoba, adalah mereka yang gagal pada umumnya. 
Jadi, jangan berkecil hati jika kalian merasa gagal, disaat sudah mencoba. Tetapi merasa gagallah ketika belum mencoba, disaat ada kesempatan. Have fun with the process. Because the process is a wilderness to grow palm. 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s