Mikir

“Manusia sudah diberi kehidupan 1milyar tahun yang lalu, lantas apa yang sudah kau lakukan saat ini. 
Kalimat diatas itu merupakan sebuah monolog dari cuplikan film yang udah berapa kali gue tonton. “Lucy”. Gak puas rasanya nonton sekali aja, ibarat minum alkohol, sekali minum lanjut terus sampe meler, dan ini film kayak gitu ke gue. Bahkan barusan liat on the list film dihardisk gue, dan bingung mau nonton film apa, jadi puter film lucy lagi. Sekedar basa basi sebelum tidur, tapi malah gak bisa tidur-tidur gue. Kamprettt!
Pertama gue nonton ini film, sengaja gue gak mau ngebaca sinopsisnya dulu diawal-awal. Karna biasa kalo nonton film, udah diawal cerita menit keberapa gitu, pasti langsung nyamperin eyang google buat baca sinopsis filmnya. Gue rasa ini film yang akhirnya buat gue pribadi jadi nambah mikir soal keunikan manusia yang sebenarnya. Ini film cerdas, film yang sebenarnya ngasi edukasi filsafat tentang human. Filsafat hakikat keberadaan kita, manusia, dijagat raya. Tentang bagaimana kalo kapasitas otak manusia bisa melebihi 10 persen dari yang udah kita pake. Jadi gini, kalo 10 persen aja manusia udah canggih banget buat merubah peradaban habitat dibumi ini, mengadakan yang tidak ada, menciptakan sesuatu yang spektakuker, seperti: teknologi berbasis komputer, handphone, bangunan-bangunan yang canggih, bahkan sampe bisa menerbangkan manusia kebulan. sophisticated, right? dan itu yang baru 10 persennya lho, gimana kalo lebih dari itu. Mungkin kalo mau makan tinggal mikir aja bisa langsung kenyang gue.
Makanya ketertarikan gue terhadap film lucy ini, jadi suatu hal yang menarik. Menarik banget. Seolah gue di edukasikan lewat media yang menuntun pemikiran gue soal kekuatan berpikir. Makanya gue suka mikir (mikirin kamu, iya, kamuu.. #halah). Otak kita itu kan dibekali dengan bermilyaran sel saraf yang nonstop mengirim dan menerima informasi. Jadi kalo dengan bermilyaran sel saraf ini juga, gue rasa kita bisa aja ngelakuin sesuatu yang kita mau dengan mengandalkan pikiran, dengan mempergunakan kapasitas otak kita melebihi 10 persen yang udah ada. Dari evolusi menjadi revolusi. Gue percaya sih, tapi yang jadi pemikiran gue, apa sih yang menyebabkan kapasitas otak kita seperti terbatas. Padahal manusia lebih canggih lho dari sekedar handphone yang kita pake, bahkan tekhnologi komputer. Karena yang ngebuat itu semua juga manusia kan.
Gimana ya jadinya kalo kapasitas otak manusia melebihi 10 persen? bahkan meningkat jadi 20 persen? atau sampe ketitik 100 persen?.
Atau juga, gimana kalo dengan kemampuan otak kita yang semakin meningkat, pada akhirnya kita bisa kembali ke masa saat-saat segalanya belum dimulai, saat jagad raya belum diciptakan. Bayangin aja kalo manusia bisa mencapai masa saat jagad raya diciptakan, gue rasa tidak menutup kemungkinan manusia pada akhirnya bisa membaca pikiran Tuhan seperti yang diangankan om einstein? gila gak tuh.
 
Intinya sih pada dasarnya manusia bukan sesempurna yang bisa mau kita bayangin lah. Gue gak mutlak meng-iyakan juga apa yang menurut gue menarik dari film lucy. Tapi disisi lain ada hal yang pasti dari diri manusia, dengan segala kemampuan yang luarbiasa. kalo secara waktu, kita tuh kayak pernah ada dimasa dulu banget, trus berevolusi di saat sekarang, tapi dengan cara lahir kembali lewat sel-sel yang baru pada generasi manusia pertama (baca: adam & hawa). Pikir aja gini, manusia bisa menciptakan manusia, lewat proses berhubungan intim. Itu karena kita, manusia, punya sel baru, regenerasi didalam jaringan tubuh manusia tuh ada. Itulah yang ngebuat gue berpikir jauh banget ntah kemana soal ini, sampe-sampe mau gue tuliskan pun rumit ajubile. STOP!
 
 
Kata gue: “Berpikirlah. Tapi jangan sambil miring, ntar gila!”
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s